Minggu, 22 Januari 2017
Jumat, 20 Januari 2017
SOAL:
1. Sebutkan dan jelaskan macam-macam teknik shot / pengambilan gambar dengan kamera (min 12 macam) ?
2. Sebutkan dan jelaskan macam-macam pergerakan kamera untuk pembuatan film/video (min 5 macam) ?
3. Jelaskan pengertian naskah (minimal 1 paragraph, 1 paragraph minimal 4 kalimat)?
4. Jelaskan pengertian sinopsis (minimal 1 paragraph, 1 paragraph minimal 4 kalimat)?
JAWAB:
1.
1. Bird Eye View yaitu Teknik pengambilan gambar yang dilakukan dengan ketinggian kamera berada di atas ketinggian objek.
3. Jelaskan pengertian naskah (minimal 1 paragraph, 1 paragraph minimal 4 kalimat)?
4. Jelaskan pengertian sinopsis (minimal 1 paragraph, 1 paragraph minimal 4 kalimat)?
JAWAB:
1.
1. Bird Eye View yaitu Teknik pengambilan gambar yang dilakukan dengan ketinggian kamera berada di atas ketinggian objek.
2.High Angle yaitu Sudut pengambilan dari atas objek sehingga mengesankan objek jadi terlihat kecil.
3. Low Angle yaitu Sudut pengambilan dari arah bawah objek sehingga mengesankan objek jadi terlihat besar.
4. Eye Level yaitu Sudut pengambilan gambar sejajar dengan objek. Hasilnya memperlihatkan tangkapan pandangan mata seseorang. Teknik ini tidak memiliki kesan dramatis melainkan kesan wajar.
5. Frog Eye yaitu Sudut pengambilan gambar dengan ketinggian kamera sejajar dengan alas/dasar kedudukan objek atau lebih rendah.
6.Zoom In/ Zoom Out yaitu kamera bergerak menjauh dan mendekati objek dengan menggunakan tombol zooming yang ada di kamera.
7.Walking Shot: teknik ini mengambil gambar pada objek yang sedang berjalan. Biasanya digunakan untuk menunjukkan orang yang sedang berjalan terburu-buru atau dikejar sesuatu.
8. Over Shoulder : pengambilan gambar dari belakang objek, biasanya objek tersebut hanya terlihat kepala atau bahunya saja. Pengambilan ini untuk memperlihatkan bahwa objek sedang melihat sesuatu atau bisa juga objek sedang bercakap-cakap.
9. Profil Shot : jika dua orang sedang berdialog, tetapi pengambilan gambarnya dari samping, kamera satu memperlihatkan orang pertama dan kamera dua memperlihatkan orang kedua.
10.Backlight Shot: teknik pengambilan gambar terhadap objek dengan pencahayaan dari belakang.
11.Reflection Shot: teknik pengambilan yang tidak diarahkan langsung ke objeknya tetapi dari cermin/air yang dapat memantulkan bayangan objek.
12.Door Frame Shot: gambar diambil dari luar pintu sedangkan adegan ada di dalam ruangan.
13. Artificial Framing Shot: benda misalnya daun atau ranting diletakkan di depan kamera sehingga seolah-olah objek diambil dari balik ranting tersebut.
2.
1.PANNING
Pergerakan kamera dengan poros horisontal ke kiri atau ke kanan dengan atau tanpa tripod. Poros yang di maksu disini adalah kepala tripod yang bisa bergerak, atau pergelangan tangan kita saat memegang kamera.
- Pan Left : Pergerakan kamera menoleh kekiri
- Pan Right : Pergerakan kamera menoleh ke kanan
2.TILTING
Pergerakan kamera dengan poros vertikal di mana kamera menunduk atau mendonga/menengadah dengan atau tanpa tripod
- Tilt Up : Menengadah ke atas
- Tilt Down : Menunduk ke bawah
3.TRACKING
Pergerakan kamera mendekati atu menjauhi obyek ( diam) dengan atau tanpa tripod/dolly.
- Track in : Mendekati obyek
- Track out : Menjauhi obyek
4.CRAB
Pergerakan kamera dimana kamera di geser ke kiri maupun ke kanan dengan atau tanpa tripod.
Sesuai dengan nama nya yang dalam bahasa indonesia artinya KEPITING maka pergerakan ini adalah menyerupai jalannya kepiting, menyamping.
- Crab Left : Kamera bergerak ke kiri
- Crab Right : Kamera bergerak ke kanan
5.ZOOMING
Dalam ZOOMING ini yang bergerak bukan nya kamera tetapi lensa kamera yang bergerak maju atau mundur mendekati/menjauhi obyek sementara kamera nya diam
- Zoom In : Lensa bergerak maju ( gambar menyempit / mendekat )
- Zoom Out : Lensa bergerak mundur ( gambar melebar / menjauh )
6. FOLLOW
Adalah gerakan kamera yang dilakukan dengan mengikuti object bergerak. Berbeda dengan panning, follow dilakukan dengan cara kamera ikut bergerak searah dengan object.
7. LEVEL
Pergerakan kamera dimana kamera di geser ke atas atau kebawah.
- Level Up : Kamera digeser ke atas
- Level Down : Kamera digeser ke bawah
3. Suatu naskah manuskrip (bahasa Latin manuscript: manu scriptus ditulis tangan), secara khusus, adalah semua dokumen tertulis yang ditulis tangan, dibedakan dari dokumen cetakan atau perbanyakannya dengan cara lain. Kata 'naskah' diambil dari bahasa Arab nuskhatum yang berarti sebuah potongan kertas.
4. Sinopsis adalah ringkasan atau garis besar naskah yang menggambarkan isi dari suatu film atau pementasan yang dilakukan baik secara konkrit maupun secara abstrak. Sebagai pembuka/ prolog atau epilog dari naskah yang akan dipentaskan. Membuat gambaran jelas secara sederhana tentang urutan cerita dalam naskah.
Jumat, 06 Januari 2017
Tugas Visualisasi Konsep 07Janu2017 NickoNurhartanto
Soal:
1. Ada berapa metode untuk mengembangkan gagasan menjadi konsep produk ?
2. Bagaimana cara mengembangkan gagasan menjadi konsep produk/layanan ?
3. Apakah yang disebut visualisasi konsep ?
4. Bagaimana cara merencanakan visualisasi konsep ?
5. Apakah yang disebut sinopsis ?
6. Apakah yang disebut naskah ?
7. Apakah yang disebut storyboard ?
8. Bagaimana cara menyusun sinopsis ?
9. Bagaimana cara menyusun naskah ?
10. Bagaimana cara menyusun storyboard ?
11. Lakukan download contoh sinopsis minimal 3 ?
12. Lakukan download contoh naskah minimal 3 ?
13. Lakukan download contoh storyboard minimal 3 ?
14. Buatlah konsep gagasan untuk visualisasi konsep dalam rangka “Bersikap menjadi Pelajar SMK yang baik, disiplin dan berbudi luhur” !
Jawab:
1. Ada 8 metode.
2. a) Pemunculan gagasan (idea generation)
Pengembangan baru dimulai dengan penelitian terhadap berbagai gagasan produk baru. Pemunculan gagasan baru harus sesuai dengan jenis usaha perusahaan dan konsumen sebagai salah satu sumber yang paling logis untuk mencari gagasan-gagasan produk baru.
b.) Penyaringan gagasan (idea screening)
Tujuan penyaringan adalah mengurangi banyaknya gagasan dengan mencari dan menghilangkan gagasan buruk sedini mungkin.
c.) Pengembangan dan pengujian konsep (concept development and testing)
Suatu ide atau gagasan yang lolos penyaringan selanjutnya dikembangkan menjadi beberapa alternatif konsep produk. Dalam hal ini, konsep produk berbeda dengan gagasan produk dan citra produk. Suatu gagasan produk adalah gagasan bagi kemungkinan produk yang oleh perusahaan dianggap bisa ditawarkan ke pasar. Suatu konsep produk adalah versi terinci dari ide yang diungkapkan dalam istilah konsumen yang punya arti. Sedangkan suatu citra produk (image) adalah gambaran khusus yang diperoleh dari produk nyata atau calon produk.
d.) Pengembangan strategi pemasaran (marketing strategy development)
Pernyataan strategi pemasaran terdiri dari tiga bagian untuk memperkenalkan produk ke pasar. Bagian pertama menjelaskan ukuran, struktur, dan tingkah laku pasar sasaran, penempatan produk yang telah direncanakan, penjualan, bagian pasar, serta sasaran keuntungan yang hendak dicari pada beberapa tahun pertama. Bagian kedua dari pernyataan strategi pemasaran menguraikan harga produk yang direncanakan, strategi distribusi, dan biaya pemasaran selama tahun pertama. Bagian ketiga menjelaskan penjualan jangka panjang yang direncanakan, serta sasaran keuntungan dan strategi bauran pemasaran selama ini.
e.) Analisis usaha (business analysis)
Bila manajemen telah menentukan konsep produk dan strategi pemasaran, perusahaan bisa mengevaluasi daya tarik usulan usaha itu. Manajemen harus menilai penjualan, biaya, dan perkiraan laba untuk menentukan apakah mereka telah memenuhi tujuan perusahaan. Jika telah memenuhi, produk bisa bergerak maju ke langkah pengembangan produk.
f.) Pengembangan produk (product development)
Bila konsep produk lolos dari uji analisis usaha, konsep itu lalu menuju riset dan pengembangan dan/atau rekayasa untuk dikembangkan menjadi produk fisik. Bagian riset dan pengembangan membuat satu atau beberapa versi bentuk fisik dari konsep produk agar bisa menemukan sebuah prototipe yang memenuhi konsep produk dan dapat diproduksi dengan biaya produksi yang telah dianggarkan.
g) Pengujian pasar (market testing)
Pengujian pasar ialah keadaan dimana produk dan program pemasaran diperkenalkan kepada kalangan konsumen yang lebih otentik untuk mengetahui bagaimana konsumen dan penyalur mengelola, memakai, dan membeli-ulang produk itu dan seberapa luas pasarnya.
h) Komersialisasi
Tahap komersialisasi menyangkut perencanaan dan pelaksanaan strategi peluncuran (launching strategy) produk baru ke pasar. Dalam melemparkan suatu produk, perusahaan harus memutuskan: kapan, dimana, pada siapa, dan bagaimana.
3. Simulasi visualisasi konsep adalah media untuk mengkomunikasikan gagasan atau konsep dengan mengekspresikan diri dalam bentuk visualisasi dinamis, bergerak dan di beri unsur audio.
4. a. Merumuskan informasi verbal yang akan divisualisasikan
b. Menyerhanakan informasi verbal
c. Membuat skets ( rough )
d. Memindahkan bentuk skets kedalam desain yang komprehansif ( lengkap )
5. Sinopsis adalah ringkasan atau garis besar naskah yang menggambarkan isi dari suatu film atau pementasan yang dilakukan baik secara konkrit maupun secara abstrak. Sebagai pembuka/prolog atau epilog dari naskah yang akan dipentaskan. Membuat gambaran jelas secara sederhana tentang urutan cerita dalam naskah.
6. Naskah adalah semua dokumen tertulis yang ditulis tangan, dibedakan dari dokumen atau perbanyakannya dengan cara lain. Kata 'Naskah' diambil dari bahasa Arab nuskhatum yang berarti sebuah potongan kertas.
7. Storyboard adalah sketsa gambar yang disusun berurutan sesuai dengan storyboard kita dapat menyampaikan ide cerita kita kepada orang lain dengan mudah, karena kita dapat menggiring khayalan seseorang mengkuti gambar-gambar yang tersaji sehingga menghasilkan prepepsi yang sama pada ide cerita.
8.
Bacalah naskah asli berulang kali sampai benar-benar diketahui maksud dan pandangan pengarang.
Pada saat membaca perlu digaris bawahi atau dicatat ide sentralnya (pokok pikiran, kalimat pokok/kalimat inti).
Kesampingkan dulu teks asli sesudah dicatat ide sentral atau hal-hal pokok yang telah diketahui, kemudian kembangkan catatan-catatan tersebut dengan bahasa sendiri.
Pergunakanlah kalimat-kalimat tunggal, bila memungkinkan hindari pemakaian kalimat majemuk atau mengulang kalimat, gnakan kalimat sederhana yang efektif.
Ringkaslah kalimat menjadi frase, dan frase menjadi kata.
Bila terdapat rangkaian ide atau gagasan dari beberapa alinea, maka ambilah ide sentralnya saja atau pokok pikiran dan kalimat pokok/intinya.
Buanglah bebrapa alinea yang dapat diwakili dengan satu alinea saja, atau sebaliknya, dan pertahankan alinea yang memang harus dipertahankan.
Pertahankanlah kalimat yang tidak memungkinkan untuk disederhanakan, sehingga keaslian suara pengarang tetap dapat dipertahankan pula, yaitu kata kunci yang ada pada kalimat tersebut.
Buanglah seluruh kata tugas yang memungkinkan untuk dibuag, tetapi pertahankanlah susunan ide yang tersusun sesuai naskah aslinya.
9. a. Menentukan tema
b. Menyusun sinopsis/kerangka
c. Menggembangkan sinopsis menjadi naskah satu babak
10.a. Catat poin-poin penting, ide, dan konsep-konsepsi bawah frame storyboard berturut-turut (lihat terlampir).
b. Storyboard pada dasarnya merupakan jenis peta
c. Membuat sketsa visual untuk setiap frame
d. Baca presentasi sambil melihat stiryboard dan melengkapi checklist storyboard
e. Anda dapat membuat storyboard anda dikertas atau berbagai perangkat lunak seperti Microsoft Wors,Microsoft Power Point, dan Inspirasi
11. sinopsis 1
sinopsis 2
sinopsis 3
12. naskah 1
naskah 2
naskah 3
naskah 4
13. storyboard 1
storyboard 2
storyboard 3
14. 1. Datang tepat waktu
2. Memakai pakaina rapi
3. Tidak berbuat buruk dilingkungan sekolah
4. Ikuti tata tertib tidak melanggar tata tertib
5. Ikuti setiap mata pelajaran dengan hikmat dan baik
1. Ada berapa metode untuk mengembangkan gagasan menjadi konsep produk ?
2. Bagaimana cara mengembangkan gagasan menjadi konsep produk/layanan ?
3. Apakah yang disebut visualisasi konsep ?
4. Bagaimana cara merencanakan visualisasi konsep ?
5. Apakah yang disebut sinopsis ?
6. Apakah yang disebut naskah ?
7. Apakah yang disebut storyboard ?
8. Bagaimana cara menyusun sinopsis ?
9. Bagaimana cara menyusun naskah ?
10. Bagaimana cara menyusun storyboard ?
11. Lakukan download contoh sinopsis minimal 3 ?
12. Lakukan download contoh naskah minimal 3 ?
13. Lakukan download contoh storyboard minimal 3 ?
14. Buatlah konsep gagasan untuk visualisasi konsep dalam rangka “Bersikap menjadi Pelajar SMK yang baik, disiplin dan berbudi luhur” !
Jawab:
1. Ada 8 metode.
2. a) Pemunculan gagasan (idea generation)
Pengembangan baru dimulai dengan penelitian terhadap berbagai gagasan produk baru. Pemunculan gagasan baru harus sesuai dengan jenis usaha perusahaan dan konsumen sebagai salah satu sumber yang paling logis untuk mencari gagasan-gagasan produk baru.
b.) Penyaringan gagasan (idea screening)
Tujuan penyaringan adalah mengurangi banyaknya gagasan dengan mencari dan menghilangkan gagasan buruk sedini mungkin.
c.) Pengembangan dan pengujian konsep (concept development and testing)
Suatu ide atau gagasan yang lolos penyaringan selanjutnya dikembangkan menjadi beberapa alternatif konsep produk. Dalam hal ini, konsep produk berbeda dengan gagasan produk dan citra produk. Suatu gagasan produk adalah gagasan bagi kemungkinan produk yang oleh perusahaan dianggap bisa ditawarkan ke pasar. Suatu konsep produk adalah versi terinci dari ide yang diungkapkan dalam istilah konsumen yang punya arti. Sedangkan suatu citra produk (image) adalah gambaran khusus yang diperoleh dari produk nyata atau calon produk.
d.) Pengembangan strategi pemasaran (marketing strategy development)
Pernyataan strategi pemasaran terdiri dari tiga bagian untuk memperkenalkan produk ke pasar. Bagian pertama menjelaskan ukuran, struktur, dan tingkah laku pasar sasaran, penempatan produk yang telah direncanakan, penjualan, bagian pasar, serta sasaran keuntungan yang hendak dicari pada beberapa tahun pertama. Bagian kedua dari pernyataan strategi pemasaran menguraikan harga produk yang direncanakan, strategi distribusi, dan biaya pemasaran selama tahun pertama. Bagian ketiga menjelaskan penjualan jangka panjang yang direncanakan, serta sasaran keuntungan dan strategi bauran pemasaran selama ini.
e.) Analisis usaha (business analysis)
Bila manajemen telah menentukan konsep produk dan strategi pemasaran, perusahaan bisa mengevaluasi daya tarik usulan usaha itu. Manajemen harus menilai penjualan, biaya, dan perkiraan laba untuk menentukan apakah mereka telah memenuhi tujuan perusahaan. Jika telah memenuhi, produk bisa bergerak maju ke langkah pengembangan produk.
f.) Pengembangan produk (product development)
Bila konsep produk lolos dari uji analisis usaha, konsep itu lalu menuju riset dan pengembangan dan/atau rekayasa untuk dikembangkan menjadi produk fisik. Bagian riset dan pengembangan membuat satu atau beberapa versi bentuk fisik dari konsep produk agar bisa menemukan sebuah prototipe yang memenuhi konsep produk dan dapat diproduksi dengan biaya produksi yang telah dianggarkan.
g) Pengujian pasar (market testing)
Pengujian pasar ialah keadaan dimana produk dan program pemasaran diperkenalkan kepada kalangan konsumen yang lebih otentik untuk mengetahui bagaimana konsumen dan penyalur mengelola, memakai, dan membeli-ulang produk itu dan seberapa luas pasarnya.
h) Komersialisasi
Tahap komersialisasi menyangkut perencanaan dan pelaksanaan strategi peluncuran (launching strategy) produk baru ke pasar. Dalam melemparkan suatu produk, perusahaan harus memutuskan: kapan, dimana, pada siapa, dan bagaimana.
3. Simulasi visualisasi konsep adalah media untuk mengkomunikasikan gagasan atau konsep dengan mengekspresikan diri dalam bentuk visualisasi dinamis, bergerak dan di beri unsur audio.
4. a. Merumuskan informasi verbal yang akan divisualisasikan
b. Menyerhanakan informasi verbal
c. Membuat skets ( rough )
d. Memindahkan bentuk skets kedalam desain yang komprehansif ( lengkap )
5. Sinopsis adalah ringkasan atau garis besar naskah yang menggambarkan isi dari suatu film atau pementasan yang dilakukan baik secara konkrit maupun secara abstrak. Sebagai pembuka/prolog atau epilog dari naskah yang akan dipentaskan. Membuat gambaran jelas secara sederhana tentang urutan cerita dalam naskah.
6. Naskah adalah semua dokumen tertulis yang ditulis tangan, dibedakan dari dokumen atau perbanyakannya dengan cara lain. Kata 'Naskah' diambil dari bahasa Arab nuskhatum yang berarti sebuah potongan kertas.
7. Storyboard adalah sketsa gambar yang disusun berurutan sesuai dengan storyboard kita dapat menyampaikan ide cerita kita kepada orang lain dengan mudah, karena kita dapat menggiring khayalan seseorang mengkuti gambar-gambar yang tersaji sehingga menghasilkan prepepsi yang sama pada ide cerita.
8.
Bacalah naskah asli berulang kali sampai benar-benar diketahui maksud dan pandangan pengarang.
Pada saat membaca perlu digaris bawahi atau dicatat ide sentralnya (pokok pikiran, kalimat pokok/kalimat inti).
Kesampingkan dulu teks asli sesudah dicatat ide sentral atau hal-hal pokok yang telah diketahui, kemudian kembangkan catatan-catatan tersebut dengan bahasa sendiri.
Pergunakanlah kalimat-kalimat tunggal, bila memungkinkan hindari pemakaian kalimat majemuk atau mengulang kalimat, gnakan kalimat sederhana yang efektif.
Ringkaslah kalimat menjadi frase, dan frase menjadi kata.
Bila terdapat rangkaian ide atau gagasan dari beberapa alinea, maka ambilah ide sentralnya saja atau pokok pikiran dan kalimat pokok/intinya.
Buanglah bebrapa alinea yang dapat diwakili dengan satu alinea saja, atau sebaliknya, dan pertahankan alinea yang memang harus dipertahankan.
Pertahankanlah kalimat yang tidak memungkinkan untuk disederhanakan, sehingga keaslian suara pengarang tetap dapat dipertahankan pula, yaitu kata kunci yang ada pada kalimat tersebut.
Buanglah seluruh kata tugas yang memungkinkan untuk dibuag, tetapi pertahankanlah susunan ide yang tersusun sesuai naskah aslinya.
9. a. Menentukan tema
b. Menyusun sinopsis/kerangka
c. Menggembangkan sinopsis menjadi naskah satu babak
10.a. Catat poin-poin penting, ide, dan konsep-konsepsi bawah frame storyboard berturut-turut (lihat terlampir).
b. Storyboard pada dasarnya merupakan jenis peta
c. Membuat sketsa visual untuk setiap frame
d. Baca presentasi sambil melihat stiryboard dan melengkapi checklist storyboard
e. Anda dapat membuat storyboard anda dikertas atau berbagai perangkat lunak seperti Microsoft Wors,Microsoft Power Point, dan Inspirasi
11. sinopsis 1
sinopsis 2
sinopsis 3
12. naskah 1
naskah 2
naskah 3
naskah 4
13. storyboard 1
storyboard 2
storyboard 3
14. 1. Datang tepat waktu
2. Memakai pakaina rapi
3. Tidak berbuat buruk dilingkungan sekolah
4. Ikuti tata tertib tidak melanggar tata tertib
5. Ikuti setiap mata pelajaran dengan hikmat dan baik
Langganan:
Komentar (Atom)
